Tips Memilih Perusahaan Pembiayaan Kendaraan yang Terpercaya!


Seperti diketahui, saat ini, tersedia banyak sekali perusahaan pembiayaan di Indonesia yang menyediakan layanan kredit, termasuk kredit kendaraan. Namun demikian, jika Anda berencana mengambil kendaraan melalui perusahaan pembiayaan, alangkah baiknya Anda harus cermat memilih perusahaan pembiayaan dan wajib memerhatikan aspek finansialnya. Dengan demikian, proses pembayaran hingga penyerahan BPKB kendaraan yang merupakan hak Anda pun tentu bisa berjalan dengan lancar.

Lalu, apa saja faktor yang wajib Anda cermati saat memilih perusahaan pembiayaan? Simak langsung penjelasannya di bawah ini!

1. Pilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya

Faktor paling utama yang wajib Anda cari tahu informasinya adalah apakah perusahaan pembiayaan tersebut terdaftar di otoritas pengawas institusi keuangan alias Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda bisa mengeceknya melalui website resmi OJK untuk memastikan kebenarannya. Jika perusahaan tersebut sudah terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK, tentu saja perusahaan tersebut benar-benar resmi dan bisa Anda percaya.

2. Siapkan uang muka (DP) dan cicilan

Jika memanfaatkan layanan pembiayaan saat membeli kendaraan artinya Anda membeli kendaraan secara kredit dan wajib mengikuti peraturan yang berlaku. Anda pun diwajibkan untuk mempersiapkan uang muka (DP) plus asuransi selama kredit berjalan dan biaya administrasi lainnya. Besarnya uang muka alias DP biasanya sekitar 30% dari harga kendaraan tersebut. Jadi, pastikan Anda sudah menyiapkan dana untuk DP, ya!

3. Cocokkan angsuran dengan penghasilan Anda

Bukan hanya soal DP, Anda juga perlu memastikan apakah Anda mampu membayar angsuran kredit kendaraan tiap bulan selama periode kredit alias tenor yang telah disepakati. Dan, pastikan pula penghasilan Anda jauh di atas nilai angsuran. Tujuannya, tentu demi keamanan keuangan Anda di masa yang akan datang. 

Biasanya, perencana keuangan merekomendasikan total angsuran maksimal sebesar 30% dari total gaji Anda. Angka tersebut tak hanya terbatas pada angsuran kendaraan saja tapi juga semua angsuran yang harus Anda bayarkan.

4. Opsi channel pembayaran angsuran

Saat ini, berbagai perusahaan pembiayaan menawarkan begitu banyak pilihan metode pembayaran angsuran. Misalnya saja, lewat internet banking, mobile banking, ATM, loket pembayaran di kantor pos, metode auto debit dari rekening tabungan, maupun pembayaran tunai di cabang perusahaan. Tentukan mana channel pembayaran paling praktis untuk Anda dan cek apakah perusahaan pembiayaan tersebut memiliki opsi yang sama.

5. Kemudahan pengambilan BPKB setelah angsuran lunas

Cek juga seperti apa prosedur pengambilan BPKB kendaraan yang ditetapkan perusahaan pembiayaan saat kredit Anda lunas. Meskipun prosesnya dilakukan di kemudian hari, namun tak ada salahnya Anda mencari tahu dari sekarang. Tujuannya adalah untuk transparansi dan semakin memudahkan Anda mengambil BPKB.

Selain beberapa tips yang sudah disebutkan di atas, Anda juga wajib mempertimbangkan apakah perusahaan pembiayaan tersebut menawarkan opsi pengambilan BPKB yang bisa diambil oleh suami/istri, atau anak Anda. Seperti halnya yang disediakan oleh Dipo Star Finance, salah satu perusahaan pembiayaan terpercaya di Indonesia.

Itulah dia beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam memilih perusahaan pembiayaan kendaraan yang terpercaya. Nah, jika Anda berminat mengajukan kredit mobil Mitsubishi, Dipo Star Finance siap memenuhi kebutuhan Anda!

Cara Mudah Untuk Bisa Melakukan Investasi Baik Tiap Bulan


Investasi merupakan salah satu kegiatan wajib dilakukan individu jika ingin kondisi keuangan masa depan terjamin. Maklum saja fenomena yang tengah dihadapi masyarakat saat ini berupa meningkatnya taraf hidup. Hal itu bukan dikarenakan gaya hidup, melainkan kecenderungan harga dan biaya apapun semakin naik. Jangan sampai tergerus arus peningkatan itu dan membuat diri semakin terpuruk. Segera bangkit dengan berinvestasi melalui sarana yang tepat.

Anda tidak perlu ragu atau khawatir terhadap dana yang dimiliki saat ini. Ada cara khusus supaya Anda yakin dan maju untuk berinvestasi. Silahkan ikuti beberapa cara di bawah ini:

1. Analisa Keuangan Pribadi

Cara investasi yang pertama yakni melakukan analisa terhadap sumber pendapatan serta perputaran uang untuk memenuhi kebutuhan. Silahkan Anda lakukan perhitungan sendiri. Lihatlah apakah ada uang yang tersisa untuk setiap bulannya. Jika memang itu ada, segera gunakan uang itu untuk berinvestasi. 

Anda tidak perlu khawatir dengan jumlah uang yang tersisa. Jangan beranggapan bahwa berinvestasi itu butuh yang banyak. Saat ini itu tidak akan terjadi. Karena tersedia beragam jenis jenis investasi dengan nominal rendah. Bahkan ada yang dimulai dari nilai 100 ribu rupiah. Bagaimana sudah tidak ragu lagi bukan?

2. Pilihlah Investasi Yang Tepat Sesuai Keuangan

Saat Anda berhasil memetakan uang yang dimiliki. Kini mulailah untuk mencari alternatif beragam alat untuk berinvestasi. Segera lakukan pemahaman lebih lanjut terhadap segala hal dan prospek dari alat itu. Ketika Anda sudah menentukan pilihan. Langsung saja eksekusi alat terpilih. Apakah saham? obligasi? deposito? emas? properti? peer to peer lending?

Peer to peer lending sendiri masih baru, tetapi peminatnya tidak diragukan banyaknya. Hanya dengan nilai 100-500 ribu rupiah saja sebagai dana paling minimal dari tiap lembaga P2P lending. Keuntungan yang diperoleh tiap individu banyak. Ketika Anda ingin pendapatan tidak terhenti pada satu titik. Maka kembangkanlah jumlah rupiah milik Anda. 

Ilustrasinya sebagai berikut saat Anda memilih uang senilai 100 ribu rupiah untuk ditempatkan pada P2P lending. Coba lakukan diversifikasi, supaya pendapatan maksimal dan risiko dapat diminimalkan. Uang 100 ribu tambahkan nilainya menjadi 1 juta. Jika sisa uang Anda tiap bulan tidak cukup, ya semampunya saja. Entah itu 300 ribu, 500 ribu dan sebagainya.

Kalau Anda ambil penempatan dana yang 1 juta. Maka otomatis dana telah didiversifikasi sebanyak 10 peminjam. 10 orang tersebut Anda bagi lagi memakai sistem skoring. Skoring sendiri tingkatannya mulai dari A, B, C, D, E. Skoring A risiko rendah, skoring E risikonya tinggi. Sistem tersebut otomatis menaikkan pendapatan Anda.

3. Aturlah Keuangan Anda

Setelah Anda mengantongi jenis investasi baik yang dipilih dengan besaran nominalnya. Langkah selanjutnya tentukan alur keuangan setiap bulannya. Segera buat rincian pengaturan rutin, seperti untuk kebutuhan tiap hari, tabungan, dana darurat, berinvestasi. 

Kegiatan berinvestasi itu hasilnya belum bisa diambil kapan saja ketika membutuhkan. Lebih tepatnya lagi sifatnya jangka panjang. Nah, dalam schedule pengeluaran hendaknya jangan memakai uang tabungan atau dana darurat. Anda sedapat mungkin memakai dana khusus berinvestasi. Dengan begitu tidak ada namanya kebocoran dana bulanan.

Cara mudah di atas dapat diterapkan siapa saja. Khususnya mereka yang semangat untuk berinvestasi. Semoga dapat membantu pencarian jalan keluar. Sebagai upaya merencanakan keuangan masa depan yang lebih baik lagi. Aktivitas keuangan ini sangat memberikan manfaat. Meskipun kondisi ekonomi fluktuatif. Anda masih terus kuat menghadapinya, karena ada pundi pendapatan aktif lainnya.