Berpenghasilan 2 Ribu Rupiah Hari, Kakek Ini Sudah Tinggal Di Semak-Semak Selama 3 Tahun

Posted by Ganas003 on Februari 18, 2019 in

Berpenghasilan 2 Ribu Rupiah Hari, Kakek Ini Sudah Tinggal di Semak-Semak Selama 3 Tahun

Masa renta biasa dipakai lebih banyak untuk bersantai dan menikmati acara yang tidak terlalu berat. Kebanyakan orang yang sudah memasuki usia tua, akan lebih banyak beristirahat di dalam rumah.


Mereka akan bahagia bila sanggup berkumpul bersama anak cucunya yang tiba untuk menghampiri atau hanya sekadar menanyakan kabarnya.

Aman, kakek berusia 85 tahun ini hidup di semak-semak selama tiga tahun di erat jalan tol Cipularang di Kampung Ciloa, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), atau sekitar 1 kilometer dari kantor Pemerintah Daerah KBB.

Melansir Nakita, Aman hidup sebatang kara. Setiap hari selalu mengais sampah di sekitar Padalarang.

Tubuhnya kumal dan selalu membawa karung. Aman mengaku terkadang mendapat uang Rp 2 ribu ketika mengangkut sampah.

“Kadang abah ada yang memberi makan ketika ada orang yang melintas,” katanya.

Sehari-hari tinggal di semak-semak, Aman selalu aben sampah-sampah yang telah dikumpulkan untuk sekadar menghangatkan tubuh pada malam hari.

Tetapi, ketika hujan, Aman pun pribadi berteduh di pos ojek yang lokasinya erat dengan semak tersebut.

Rahmat (40) warga sekitar mengaku kerap melihat Aman dikala menyisir Jalan Raya Cisarua-Padalarang.

Dia juga menyebut kemarin sempat ada yang tiba untuk membantu Aman dengan berbagi balai atau sekedar kawasan berteduh dari panas dan dinginnya malam.

Terpisah, Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna mengaku beliau telah mendengar kabar abah Aman. Dia pun mengaku telah memikirkan untuk berbagi sebuah kawasan tinggal untuknya.

“Ya kami sudah tahu kabar itu. Kami masih resah untuk berikan bantuannya. Kami ingin bangunkan rumah tapi abah Aman gak punya tanah. Tapi, nanti jikalau memang ada tanah desa kami akan buatkan untuk Abah Aman,” ujar Aa.

Namun ternyata masa-masa renta yang harusnya dipakai untuk lebih banyak istirahat tak dirasakan oleh kakek in

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang sanggup kami paparkan, Besar keinginan kami Artikel ini sanggup bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh alasannya ialah itu saran dan kritik yang membangun sangat dibutuhkan biar Artikel ini sanggup disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.


Sumber :manaberita